Hijau Sangat Menyejukkan

April 24, 2011 § Leave a comment

Hijau.Hijau.Hijau

Hijau itu Sejuk

Hijau itu Senang

Hijau itu Alami

Hijau itu Ceria

HIjau itu Sahabat

dan Hijau itu Memang Aku

Hijau di Sekitarku


Kaos Hijau. Jaket Hijau

Pekarangan Rumah Selalu Hijau

Sawah. Indahnya di Kala Pagi dan Senja

Keinginan Terpendam dalam Hijau

  1. Cocok Tidak Cocok yang Penting Lucu. Hijau

Sumpah. Hampir Pingsan Aku Melihatnya. Dan Jadi Dekstop di Lepo

2. Kapan Aku Mampu dan Mau Mengenakan Ini?

Pantas Tidak Aku Memakai Ini?

3.  Harus Segera Membeli!!!!

(Mungkin) Keren Bergaya Seperti Ini

4. untuk Memakai Ini, Harus Selalu Berdoa dan Berusaha. Bapak Ibu Bangga

Bismillah. Insya Allah Agustus 2012. Amin

Hijau. Sekali lagi aku mendekapnya. Indah. Teringat akan sesuatu. Bukankah dulu aku memilih hitam menjadi hidupku? Sejak kapan aku menggemari hijau? Hitam. Mengapa kamu terlupakan? Apakah karena hariku semakin suram maka meninggalkanmu? Tidak. Kamu tetap hitam. Milikku.

Dan karena tidak ada kerjaan. Bosan. Mencari arti warna hijau. Inilah hasil pencarianku:

Melambangkan adanya suatu ketabahan, keinginan namun keras hati. Memiliki pribadi yang keras dan dominan/berkuasa. Tetapi warna ini bisa meningkatkan rasa bangga. Penggemar warna ini biasanya sering menjadi pilihan untuk mendapatkan nasehat.

Jadi, apakah aku memiliki sifat seperti di atas? Ehm. Tidak tahu. Yang pasti, aku tetap suka hijau. Sayang bahkan.

Menggambar Aku yang Hijau di Elki


Manfaat Mempelajari Hukum Adat

April 24, 2011 § Leave a comment

Apabila kita mempelajari hukum adat maka kita akan mudah memahami hukum Indonesia (positif), karena hukum adat dibentuk menurut kebiasaan masyarakat Indonesia yang memiliki sanksi dan diselaraskan dengan hukum nasional. Hukum di Indonesia salah satunya bersumber dari costum, di mana sumber tersebut mengikuti perkembangan zaman dan harus disesuaikan dengan azas–azas hukum yang berlaku dan tidak boleh bertentangan dengan ideologi bangsa. Suatu peraturan yang telah diundangkan harus disepakati dan dipatuhi bersama tanpa pengecualian. Keragaman budaya harus menyadarkan kita bahwa sangat penting memahami latar belakang sosial budaya yang berasal dari masyarakat lain.

Jika dilihat dari perwujudan kebudayaan, unsur budaya merupakan fenomena budaya di masyarakat dibedakan menjadi tiga, yaitu:

1.      Kebudayaan fisik (kebendaan), berupa benda-benda hasil karya manusia, misalnya perlengkapan dan alat-alat kerja.

2.      Sistem ilmu pengetahuan dan kesenian.

3.      Sistem nilai budaya atau adat istiadat sebagai kebudayaan abstrak.

Beberapa masalah sosial yang penting, yaitu:

1.      Kemiskinan adalah suatu keadaan seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam kelompok tersebut.

2.      Kejahatan terbentuk melalui proses imitasi, pelaksanaan peran sosial, diferensiasi, kompensasi, identifikasi, dan kekecewaan yang agresif.

3.      Disorganisasi (keretakan) keluarga sulit dihindari karena keluarga sebagai unit-unit terkecil di tengah masyarakat yang anggota-anggotanya gagal memenuhi kewajiban-kewajiban yang sesuai dengan peranan sosialnya.

Tugas Hukum Adat. Tertanggal 14 Desember 2009

dari berbagai sumber

Hujan. Bau Tanah. Suka Sekali. Semakin Sayang Allah. Anugerah

April 23, 2011 § Leave a comment

Hari ini hujan. 23 April 2011. Sabtu satu siang. Agak deras. Dan sebentar.
Padahal paginya sampai Adzan Dhuhur panasnya naudzubillah min ndalik. 
Masih Ekstrem saja cuaca Jogja.
 
Iseng. Datang menerpa.
Ambil Elki (Hape LG GS290-LG Cookie). Gaya-gayaan sok-sokkan motret 
(kalo difahami berarti gaya kuadrat).
Rela badan kotor dan basah. Padahal memakai payung.
Bapak teriak-teriak soalnya teras jadi kotor. 
Akibat tanah muncrat ke mana-mana.
Ibu ngedumel payungnya kotor. Tidak rela intinya.

ini kebaliknya ga sengaja loh. sebelum diambil saya potret dulu.

Alasan Ibu ngedumel: Payung kotor

Daun tersipu terkena usapan hujan. Menunduk

menetes

Masih Bisa Hijau

foto-foto: .dok pribadi

Izinkan Aku Pamit

April 23, 2011 § 1 Comment

Diamku bukan karena aku benci, tapi karena tidak sanggup. Tidak sanggup sekedar menatap matamu, menyunggingkan senyum untukmu, apalagi menyapamu. Saat ini, aku hanya ingin minta izin untuk ditemukan yang lain. Bukan karena kamu, tapi aku merasa inilah saatnya aku menempuh fase yang seharusnya aku alami beberapa waktu lalu. Aku bosan bila terus menunggu dan membayangkan yang lebih. Tapi, kemana? Aku terlalu takut melangkah keluar pintu. Di mana orang yang sedang menantiku itu? Tolong, beri aku sedikit kekuatanmu. Iringi aku pergi dengan lirikanmu. Aku pamit.

The Young Gunners

April 23, 2011 § 1 Comment

Skuad Muda Arsenal. Mayoritas

1. Jack Andrew Garry Wilshere (nomor punggung: 19)
Pemain timnas Inggris ini lebih dikenal dengan nama Jack Wilshere. Lahir di Stevenage, Inggris pada tanggal 1 Januari 1992. Di Arsenal dan Inggris menempati posisi gelandang.

Sumber artikel: http://en.wikipedia.org/wiki/Jack_Wilshere

2. Theo James Walcott
Kemampuan larinya sangat-sangat cepat. Tidak salah, pemain bernama “lapangan” Walcott ini dipercaya memakai nomor punggung 14. Dulunya milik Thiery Henry. Sang Pangeran Arsenal. Lahir tanggal 16 Maret 1989 di Stanmore, Inggris. Sudah menjadi pemain timnas senior di umurnya yang baru 19 tahun. Luar Biasa. Berposisi striker, tapi lebih sering menjadi penyuplai gol-gol Van Persie.

Ketika masih berkostum 32 (sumber foto: http://en.wikipedia.org/wiki/File:Theo_Walcott_32.JPG)

Sumber artikel: http://en.wikipedia.org/wiki/Jack_Wilshere

3. Aaron James Ramsey (Aaron Ramsey)
Pemain sangat ganteng dari mana ini? dari sebuah daerah di Wales, yaitu Caerphilly. Pemain berposisi gelandang tengah ini lahir satu hari setelah Hari Natal di tahun 1990. Di Arsenal dia memakai nomor punggung 16 sejak 10 Juni 2008. Dialah salah satu pemain timnas Wales.

Astaga. Ganteng Banget. Sumpah. Ga nahan

4. Samir Nasri

Pemain timnas Perancis ini lahir di Marseille, Perancis tanggal 26 Juni 1987. Di Arsenal menduduki posisi gelandang sayap dan bisa juga sebagai gelandang serang dengan nomor punggung 8.


Ketika Tidak ber-Arsenal

sumber foto: 1000goals.com

jadi model aja. atau boyband. ah ga kuat

sumber foto: goonersworld.wordpress.com

sumber foto: dailymail.co.uk

Sang Kapten yang Juga Masih Muda

Fabregas-04

Sang Gudang Peluru

April 23, 2011 § 1 Comment

The Gunners

Lambang Arsenal.

Tahun 1886. Pertama kali dengan nama Dial Square didirikan oleh buruh (pekerja pabrik) di daerah Woolwich, tenggara London.
Niat awal pendirian: untuk mengisi waktu istirahat. Buruh bermain sepak bola. Olahraga rakyat.
Beberapa saat kemudian, secara cepat berganti menjadi Royal Arsenal.
1891. Woolwich Arsenal. Berganti nama. Lagi. Lapangan di Woolwich yang bernama Manor Ground digunakan sebagai tempat bertanding.

Highbury. Tempat di London Utara. Tempat Baru. Stadion baru-markas baru. Stadion Highbury.

Sumber foto: arsenal.com

Setelah pindah lokasi, nama pun berganti. ARSENAL
Dirasa Highbury Stadium kapasitas penontonnya kurang memadai. Maka, setelah musim 2005/2006 pindah ke stadion baru. Highbury tamat riwayatnya di usia 93 tahun.

Ujung Tombak-Kapten-Pemain Muda

Juli 2006. Babak baru. Stadion baru
Emirates Stadium. Stadion Megah berkapasitas 60.500 kursi dan terletak di Ashburton Grove.
sumber foto: stadiumvibe.com

Arsenal 2010-2011

skuad arsenal 2010-2011

arsenal_shirt_2010_2011_nike

Sang Kapten

Fabregas. Nomor Punggung 4

Ehm. Itulah mengapa saya memilih Arsenal. Karena didirikan oleh buruh pabrik. Bukan pengusaha. Elite politik apalagi. Dan saya baru menyadarinya sekarang.

sumber foto: averousfootballwallpaper.blogspot.com

sumber artikel: http://id.wikipedia.org/wiki/Arsenal_F.C.

Masih Tersimpan-Maliq & D’essentials

April 23, 2011 § Leave a comment

Masih kuingat masa indah denganmu
Tak akan dapat aku melupakan
Jika kuingat apa yang kurasakan
Tak dapat dengan kata kujelaskan

Terlalu indah untuk aku lupakan
Masa-masa yang tlah terlewati
Terlalu indah sayang untuk aku lupakan
Oh kasih… aku rindu dirimu

Reff:
Saat kupejamkan mataku
Engkau hadir dalam mimpiku
Di kala waktu kita masih bersama

Jelas tergambar senyumanmu
Jelas terlukiskan wajahmu
Di hatiku… masih tersimpan dirimu
Harus aku berlari

Harus kucari pengganti
Untuk menghindari dirimu
Agar kumelupakan
Agar dapat kulepas darimu… sayang

Aku sungguh-sungguh
Reff:
Interlude:
Oh… kasih

hingga kini tak terhapus kenanganmu
ingin… kusimpan di dasar lubuk hatiku
reff:

Where Am I?

You are currently viewing the archives for April, 2011 at elvira purba.