November 3, 2011 § Leave a comment

Semuanya berjalan begitu lambat. Tak perlu lagi efek slowmotion. Membosankan tapi juga tak ingin terlepas. Menikmatinya hingga ke sum-sum. Semakin lama terbelenggu sampai menjadikannya candu. Ah, ingin kumengumpat tapi ini semua membuatku terlena. Ini semua memang melenakan. Pelan-pelan aku menghisap pelan. Tentu saja dengan adegan slowmotion. Apalagi coba? Aku mengisapnya dan mencoba merenungkannya. Cukup sulit karena ternyata aku telah lama tidak merenung. Lupa aku bagaimana caranya. Ternyata pelan pun terasa cepat sampai melamun pun aku tak sanggup. Pelan membelengguku pelan-pelan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading at elvira purba.

meta

%d bloggers like this: