Menjadi Salah Satu Rencana (Judul Belum Ditentukan)

November 26, 2011 § 1 Comment

Keberadaan Pantai Parangtritis yang terletak di selatan Pulau Jawa ini memang cukup terkenal di kancah pariwisata Indonesia. Apabila wisatawan baik domestik maupun asing berkunjung ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, mereka menyempatkan ke daerah Kabupaten Bantul untuk melihat keindahan alam Pantai Parangtritis. Tak heran apabila nama Kabupaten Bantul tidak dapat dipisahkan dengan Pantai Parangtritis, walaupun secara fisik pantai ini tidak seindah pantai-pantai yang ada di Kabupaten Gunungkidul atau di Pulau Bali. Namun, hal tersebut tidak mengurangi minat masyarakat untuk berkunjung ke Pantai Parangtritis. Hal ini terbukti dengan membludaknya wisatawan di setiap akhir pekan terlebih saat musim liburan.

Sejarah Pantai Parangtritis sangat menarik untuk diketahui bahkan untuk dipelajari. Asal mula nama Parangtritis karena adanya cerita bahwa konon ada seorang pelarian dari Kerajaan Majapahit bernama Dipokusumo yang melakukan semedi di kawasan ini. Saat sedang melakukan semedi, dia melihat air yang menetes (tumaritis) dari celah-celah batu karang (parang). Karena melihat fenomena tersebut, maka Dipokusumo memberi nama daerah tersebut Parangtritis yang artinya air yang menetes dari batu. Mitos-mitos mengiringi keberadaan Pantai Parangtritis, bahwa pantai ini merupakan bagian dari daerah kekuasaan Ratu Pantai Selatan atau yang biasa dikenal masyarakat bernama Nyi Roro Kidul. Menurut masyarakat setempat Nyi Roro Kidul sangat menyukai warna hijau, oleh karena wisatawan yang ingin berkunjung ke Pantai Parangtritis disarankan untuk tidak memakai baju berwarna hijau. Masyarakat juga meyakini bahwa Pantai Parangtritis, Kraton Yogyakarta, dan Gunung Merapi merupakan perwujudan dari kesatuan Trimurti yang tidak dapat terpisahkan.

Lalu apa yang menjadi daya tarik Pantai Parangtritis yang menjadikannya sebagai salah satu andalan pariwisata Kabupaten Bantul? Di sisi barat pantai akan ditemui deretan bukit berbatu dan tebing karang. Sedangkan Pantai Parangkusumo, gumuk pasir, Muara Sungai Opak, Pantai Depok, dan deretan pantai lainnya menghiasi sisi timur. Selain keindahan ombak dan pasir-pasir halusnya, wisatawan mendapat keuntungan lainnya karena dengan membayar tiket masuk Pantai Parangtritis saja, maka pengunjung juga dapat menikmati deretan pantai dan tebing-tebing dalam satu paket.

Pantai Parangtritis terletak sekitar 27 kilometer arah selatan Kota Yogyakarta dengan jalan yang mudah dicapai karena berada di Jalan Parangtritis yang menjadi jalan utama penghubung Kabupaten Bantul dengan pusat kota Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sementara secara administratsi Pantai Parangtritis terletak di Desa Parangtritis, Kecamatan Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pengembangan wisata Parangtritis dimaksudkan sebagai usaha menata wisata tersebut dan mengembangkannya sebagai suatu kawasan wisata yang representatif dengan mengangkat potensi-potensi yang ada di kawasan tersebut sehingga dapat meningkatkan kualitas obyek wisata maupun kualitas lingkungan sekitarnya. Pengembangan kawasan wisata ini juga dimaksudkan sebagai penataan kawasan wisata terpadu dengan memadukan beberapa kepentingan yang ada sehingga masing-masing kegiatan dapat dilakukan dengan baik dan saling menunjang. Sebenarnya sudah ada usaha pemerintah untuk menata atau mengembangkan kawasan ini menjadi obyek wisata yang lebih baik yaitu dengan menyediakan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan oleh wisatawan yang berkunjung ke Parangtritis, misalnya dengan pendirian Tugu Sudirman sebagai simbol Pantai Parangtritis, penyediaan lahan parkir untuk bus-bus wisata, penataan kios-kios yang memanjang sepanjang koridor menuju pantai dan lainnya, namun dengan perkembangan yang ada sekarang sudah tidak mampu lagi menampung kebutuhan wisatawan. Parangtritis terkesan berkembang tanpa kendali dan bahkan dapat dikatakan kotor, kumuh, bahkan semrawut. Berbagai kepentingan mulai masuk dan bercampur aduk dan apabila dibiarkan dapat dipastikan bahwa nantinya hal tersebut menurunkan kualitas dan memperburuk citra Parangtritis di mata wisatawan.

Obyek wisata sebagai tujuan wisatawan harus tetap dipertahankan kualitasnya. Penataan dan pengembangan kawasan wisata diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas obyek wisata dengan memberikan nilai tambah terhadap obyek wisata tersebut dengan tetap memperhatikan kualitas lingkungan, sehingga mampu menarik lebih banyak lagi wisatawan yang datang. Dengan segala potensi yang dimilikinya sebagai kawasan wisata, maka Parangtritis tidak dapat dipisahkan dari mistik atau kepercayaan yang ada di kawasan tersebut, terutama legenda Ratu Pantai Selatan yang bahkan menjadi mitos Parangtritis. Pengembangan kawasan wisata ini diarahkan menjadi kawasan wisata yang representatif sesuai fungsinya sebagai kawasan wisata, mampu menampung segala aktifitas wisata yang ada, di samping itu juga tetap mempertimbangkan nilai-nilai lokal yang masih kuat.

Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul sendiri sebenarnya sudah mulai serius untuk mengembangkan potensi-potensi wisata di Kabupaten Bantul. Hal ini tercermin dari dibuatnya Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 03 Tahun 2004 tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah Kabupaten Bantul.

Peraturan ini dibuat dengan pertimbangan bahwa sumber daya alam, peninggalan purbakala, peninggalan sejarah, seni dan budaya merupakan modal yang potensial bagi usaha pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Bantul; potensi kepariwisataan di Kabupaten Bantul perlu dikembangkan guna menunjang pembangunan daerah dan pembangunan kepariwisataan pada khususnya; pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Bantul tidak hanya mengutamakan segi-segi pendapatan, namun juga memperhatikan segi agama, budaya, pendidikan, lingkungan hidup, ketentraman, dan ketertiban masyarakat serta kenyamanan; perlu langkah-langkah pengaturan yang mampu mewujudkan keterpaduan, keserasian dalam kegiatan penyelenggaraan kepariwisataan yang berwawasan lingkungan.

Dari uraian-uraian tersebut di atas, maka pada Kawasan Wisata Pantai Parangtritis perlu adanya Pengembangan Sektor Pariwisata Pantai Parangtritis berupa penataan kawasan yang lebih baik, kerjasama antara pemerintah daerah dan masyarakat luas untuk semakin meningkatkan daya saing Pantai Parangtritis dengan wisata-wisata alam lainnya di Indonesia agar mampu mengangkat citra Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada umumnya dan Kabupaten Bantul khususnya sebagai salah satu Kota Wisata.

§ One Response to Menjadi Salah Satu Rencana (Judul Belum Ditentukan)

  • HARBIYANTO says:

    OK SY STJU BGT KLO PNTAI PRNG TRITIS TRS DBNGN SRN DN PRSRNANY AGR SMKIN MJ,DN JG LBH DTA2 AGR SMKN INDH NYMN DN SJUK DN TDK MNGURANGI LUASNY LAUTN PSR PTHNY,KRN IT SLH ST KUNGGLNY PRNG TRITIS.DN MNRT ISU KTNY MAU DADAKN JLN JLUR SLTN ANTR PROPNSI T JG BGS.TP SPY LBH INDH LG DR JLN TURUNN JELOK SMPAI SAMAS D BKIN PAY OVER BIAR SMKIN MNRIK.MKSH SMG SMKIN MJ.AMIN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Menjadi Salah Satu Rencana (Judul Belum Ditentukan) at elvira purba.

meta

%d bloggers like this: