Abdul & The Coffee Theory-Izinkan Aku

March 7, 2012 § Leave a comment

Penyanyi : Abdul & The Coffee Theory
Album : Love Theory (2010)
Judul lagu : Izinkan Aku

Maafkan ku membuatmu terluka
Telah ku coba mencintaimu lebih darinya
Mungkin ini memang jawabanku
Kamu bukanlah yang aku cari

Ijinkan aku kembali padanya
Meski ini memang menyakitkan
Ijinkan aku kembali padanya
Meski kau takkan pernah terima
Relakan semua, inilah jalannya
Yang terbaik untuk kita berdua

Maafkan ku membuatmu terluka
Telah ku coba mencintaimu lebih darinya
Mungkin ini memang jawabanku
Kamu bukanlah yang aku cari

Ijinkan aku kembali padanya
Meski ini memang menyakitkan
Ijinkan aku kembali padanya
Meski kau takkan pernah terima
Relakan semua, inilah jalannya
Yang terbaik untuk kita berdua

Ijinkan aku kembali padanya
Meski ini memang menyakitkan
Ijinkan aku kembali padanya
Meski kau takkan pernah terima
Relakan semua, inilah jalannya
Yang terbaik untuk kita berdua

P.S: Nemu lagu ini gara-gara ngepo blog teman. Si kawan ini (untuk menjaga keamanan hatinya, nama dia nggak aku sebutkan) ceritanya lagi galau gara-gara ditinggal pacarnya buat balikan sama mantan. Astaga. Penasaran sama ini lagu, mengingat Josephina (lagunya Abdul dulu) yang enak banget, langsung buka link yang emang udah dipost si teman. Pas didengerin, Ya Allah asik banget lagunya. Tapi, pas disimak, kok, ngenes, ya, liriknya. Kayak emang ini lirik mencerminkan sesuatu yang nyata aja. Ah *sigh. Bagus lagunya, suka aku dengerin, nggak malam atau pagi atau siang panas. Recommended lah kalo kata online shop hahaha.

Yuk ah mari cabut dulu. Laper.

Salam Pedas. EPS

Advertisements

Bukan dari Hati

March 7, 2012 § Leave a comment

Aku hanya ingin minta maaf

Maaf atas semua kelakuanku padamu

Selalu menyalahkanmu dan tak pernah mau mengalah

Aku tak akan pernah bilang terimakasih atas semua kebaikanmu kepadaku

Karena selama ini kamu tak pernah baik di mataku

Karena aku fikir kamu hanya bisa menyakitiku

Memang seharusnya aku mengucapkan maaf

Karena aku lebay

Karena aku cengeng

Karena aku labil

Karena aku emosian

Karena aku penuntut

Karena aku selalu menuduhmu jahat padahal kamu sama sepertiku. Tak tahu apa-apa

Kita berdua adalah korban dari semua perbuatan bodohku

Aku yang terlalu menebak

Aku yang tak pernah bisa percaya kamu

Aku yang terlalu curigaan

Dan yang pasti aku terlalu bodoh tak mampu mengenalimu

Di sini aku hanya memohon maaf tanpa mengharap pengabulanmu

Aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku sungguh menyesal. Untuk semuanya

Pertemuan

Waktu

Kebersamaan

Dan kenangan.

Saturday, ‎September ‎17, ‎2011, ‏‎12:38:11 AM

P.S: Nggak tau kenapa pas cetak-cetok keyboard Lepo tiba-tiba jadi tulisan ini. Padahal aku nggak ngrasain perasaan itu. Jadi, kalo ada yang bilang aku lagi galau, maaf anda salah besar hahaha. Ini tulisan emang udah lama aku nulisnya, tapi beberapa hari lalu, pas pusing-pusingnya nyari wangsit judul, eh nemu tulisan ini. Buka, dan Oh God! Kok perih banget ini mata. Sumpah tragis banget kalo ada orang yang pernah, sempat, atau malah sedang ngrasain penyesalan ini. Tolong, jangan kepikiran buat ngalamin, deh. Kok kayaknya kasian aja.

Mending daripada dipendam, kamu harus mengucapkan maaf langsung. Daripada nyesel seumur hidup? Iya, nggak? Dan tolong, kenangan itu nggak patut disesali, buruk sekalipun. Karena pasti ada senyum di setiap kesedihan *aseeek bijak.

Jadi, buat kita semua. Bersyukur atas semua kejadian yang melingkupi hidup kita

Oya, kalo ada yang suka, silakan kalau mau dicopas. Feel Free.

Salam Pedas. EPS

Where Am I?

You are currently viewing the archives for March, 2012 at elvira purba.