Sepertinya Susah Meninggalkanmu

May 19, 2012 § Leave a comment

Tadaaa, setelah bertapa selama hampir 3hari (atau lebih, ya?) akhirnya aku kembali lagi. Hip-hip huray. Sudah siapkan mentalmu untuk semua ketidakjelasan ini? Prepare ur self and finally, let’s rock ur body now!

Aaaak… kata itu yang mampu aku ucapkan kala melihatmu. Klik! Aku tadi telah memotretmu dengan kedua lensa mataku, dan tebak bagaimana posisimu? Duduk santai, bibir tertarik dengan senyuman, dan matamu kau coba untuk sayu. Aku melihatmu tepat di sampingmu. Oh, G. Kau jelas-jelas berbeda dengannya, sangat berlainan. Tapi, mengapa kau terlihat sangat mirip dengannya? Ekspresimu itu loh. Mengapa kamu jadi mirip dia, sih? Bukan dari sekelabat pandang, namun malah ketika aku mengamatimu lekat-lekat.

Apakah ini hanya perasaanku saja? Karena ternyata diam-diam aku masih merindukannya dan sering memikirkannya. Ataukah ini hasil kejahatanmu, rela memanipulasi jadi dirinya. Aih, aku mohon janganlah seperti itu. Aku minta maaf kalau aku masih membayangkannya, karena dengan melupakan dia aku malah melukiskan sosoknya dalam tidurku. Tapi kamu harus tahu, aku sedang berusaha untuk melepaskan bayangannya. Karena, ya, dia hanya tinggal semu. Aku sadar dia takkan bisa kembali padaku. Kau pun tahu, bahwa fokusku sekarang adalah dirimu. Tolong, bantu aku.

Aku minta padamu. Bantulah aku dengan tidak berbuat seperti itu lagi. Menyamakan dirimu dengan dia. Aku tidak ingin melihat kamu terlihat seperti dirinya. Kalian berbeda. Dan bagaimana bisa aku melangkah, kalau di depanku masih terlihat dia, padahal jelas-jelas dirimu yang ada. Argh, ingin sekali aku memasang fotomu dan dirinya guna membandingkan kalian berdua. Tapi itu jelas tidak bisa. Karena pasti ada beberapa orang yang akan memarahiku. Salah faham kalau aku masih saja terbayang dirinya. Maka dari itu, aku hanya mampu menyimpan gambarmu di “sini”. Lalu, dia? Entahlah. Aku berharap ada orang yang senang hati mau mendekapnya.

P.S: Yah, tulisannya nggak jadi, deh. Nggak tersampaikan apa yang mau aku maksud. Ehm gimana, ya? Tapi kalau nggak segera ditulis takutnya kelupaan. Mungkin lain kali aku akan berusaha memperbaikinya. Semoga waktu itu datang hahaha

Advertisements

Follow me

May 15, 2012 § Leave a comment

Follow me @eelski

Follow, mention me. Dan tadaaa… kita berteman deh.

@eelski

@eelski

GARA-GARA DIA AKU SUKA LAGU INI

May 15, 2012 § Leave a comment

Naif-Benci untuk Mencinta. Dinyanyikan salah satu peserta Indonesian Idol 2012. Dulu aku nggak begitu suka lagu ini. Tapi, karena Chikin lah, ini masuk di playlist wajib hahaha. Sayang dia nggak lolos ke babak 25. Padahal keren dia orangnya *kode*

Bibiwww….

May 15, 2012 § Leave a comment

Hei kamu!
Hush bukan kamu yang dulu, ya. Kamu minggir dulu. Aku ingin berbincang dengan kamu yang lain. Jangan ganggu kami hahaha.
Oke, karena kamu pertama udah pergi, sekarang aku akan membahas kamu kedua. Namanya kita singkat kamu juga *nggak kreatif*

Aaah kamu betah banget stuck di fikiranku. Wara-wiri nggak jelas. Nggak capek apa? Aduh aku beneran kesengsem nih sama kamu. Eitsss… tenang aja aku masih belum jauh kok. Masih biasa aja hahaha. Tapi kalo kamu kayak gini terus, ya, lama-lama bisa gawat juga *ups* hahaha.

Ehm, flashback masa dulu, yuk.
Dulu, #pertamanya boro-boro terpikat sama kamu, orang aku aja nggak berminat kenalan sama kamu dan teman-temanmu.
#Kedua kalinya ketemu kalian, masih nggak ngeh sama kamu. Aku malah merhatiin teman kamu yang emang paling bersinar di antara yang lain.
Pertemuan #ketiga, aku baru nyadar kalo ada kamu. Itu pun tetap sambil lalu.
Pas kita ketemu #keempat kalinya, yang aku perhatiin malah suaramu. Oh G, suaramu mirip Glen Fredly, empuk banget waktu kamu ngomong.
Kali #kelima, tetep temen kamu yang aku liatin, tapi aku juga mulai tertarik sama temen kamu yang lain juga. Ituuu yang paling dekat sama kamu.
#Keenam kalinya, aku mulai ngeliatin kamu. Tapi sama kayak ke yang lain juga. Nothing special.
Nah, Tuhan mungkin mulai menunjukkan jalannya kali, ya. Waktu pertemuan kita yang #ketujuh, aku nggak sengeja memperhatikan bibir kamu hahaha. Abisnya kamu begitu, sih hahaha. Dan tau nggak? Mulai dari situ aku suka diam-diam curi pandang ke kamu. Senyummu itu, loh. Aduuuh bikin aku pengen ambles ke bumi aja.
Wooo… ternyata butuh tujuh perjumpaan untuk “mempertemukan” kita berdua. Proses, proses. Huft hahaha.

Kamu, ehm kamu ya kamu hahaha. Apasih nggak jelas *eits tujuan tulisan ini kan emang nggak jelas hohoho*.
Kamu bukan seperti kamu yang lainnya itu. Aku awal-awal nggak respek ama kamu karena kamu enggak item, kurus, bungkuk, rambut jabrik, dan sok-sok cool. Oya, itu bukan tipe aku kok, karena aku nggak punya tipe tertentu. Pas di hati ya udah cus, contohnya kamu itu hahaha. Kamu emang tinggi *tinggi banget malah*, kamu putih *lebih bersih dari aku, huh*, kamu sangat kekar dan keras banget badan kamu, terus kamu nggak sok-sok cool karena emang dasarnya kamu udah cool. Kamu kereen tau. Mulai tertarik nih kayaknya.

Kamu emang tau caranya memperlihatkan sisi menarik fisikmu. Ya, itutuh suka monyong-monyongin bibirmu. Tapi, kadang pengen ngakak ngeliatnya, walau lebih sering ngebuat aku salting sendiri hahaha. Kamu tuh ramah banget, nggak perlu disapa dulu karena kamu pasti udah negor duluan. Kamu emang beneran ramah, ya? Senyum kamu ituloh, tuluuus banget keliatannya. Terus didukung dengan suara kamu yang smooch abis *hush* ups, iyaiya yang empuk renyah sekali, aduh paketan yang komplit banget. Pake telor cabe 21 karet 5 hahaha.
Semakin ke sini aku semakin tau, kalo kamu orangnya bisa memperlakukan perempuan. Bukan sok-sok ngegombal atau ngerayu, tapi kamu emang tau maunya perempuan tuh gimana, dan itu ngena banget di hati. Klepek-klepek deh. Juara banget! Kamu belajar di mana, sih? Minat berbagi?

Haduh, kalau ngomongin kamu nggak bakal ada habisnya, deh. Dan kita sama-sama suka ARSENAL. That’s the point!!!!
Seru banget waktu kamu udah ngomongin ARSENAL, nggak akan habis obrolan kita. Itu-itu ajaaa yang dibahas, tapi kenapa rasanya menyenangkan? Apalagi pas kemarin Barcelona dilibas Chelsea, semacam nggak rela gitu, kan? Kita masih menyayangkan keputusan Fabregas buat hengkang, karena toh pada akhirnya dia juga nggak bisa ngangkat tropi LIGA PRIMERA. Aku sama kamu teriak barengan, “Dibilang juga apa, ayodeh balik ke tempat kamu lagi. Kami para gooners butuh kamu, tau!” Lalu abis itu kita ketawa bareng-bareng, walau sebenarnya aku nggak ikhlas. Aku lebih suka mendengar kamu ketawa dan menyimpannya dalam otak daripada ikutan kamu ngakak. Aku suka kamu yang sering telat ketawa, sembunyi di pundak orang pas ngakak, dan mata kamu yang yang bahagia banget. Tuh kan, aku udah sangat hafal habit kamu. Gawat-gawat-gawat! Tapi, plis jangan ngerasa keganggu, ya. Lagian kan kamu nggak suka kalo ngerasa dicuekin.

Kalo besok ketemu lagi, kamu nyanyi dong. Aku yakin banget kamu bisa nyanyi, suaramu ituloh. Ngomong aja udah merdu apalagi pas nyanyi. Jangan lupa gitarnya juga hahaha. Enaknya lagu apaan? Justin Timberlake-Good Foot bisa? Atau oh ini aja, N’ Sync-This I Promise You. Dijamin bakal keren banget. Yayaya. Aku punya permintaan lagi, nih. Heeem kamu jangan suka ngeluh, ya. Nggak baik buat kamu, karena lama-lama kamu bisa nggak kenal kata bersyukur. Lebih baik kamu instropeksi diri apa yang kurang di kamu, abis itu perbaikin. Mungkin begitu cara yang lebih baik. Ingat! Aku selalu ngedukungmu. Selama itu masih di jalan-Nya. Kalau ada apa-apa langsung hubungi aku aja. Kamu tau kan aku selalu ada di mana? Tenang aja aku nggak bakal kemana-mana. Susah kali jauh-jauh dari kamu. Karena setiap hari aku pengen ngeliat senyum di bibir seksimu, dengar suara renyahmu, merhatiin mata kamu, juga merekam tingkahpolah yang pasti berujung tawa telatmu. Jangan capek-capek, sukar tau mengembalikan mood kamu. Butuh usaha extra buat bikin kamu ceria lagi. Besok lanjut lagi, ya. Masih banyak cerita yang mau aku tulis. Pokoknya beberapa waktu ke depan aku bakal ngebahas kamu terus. Enggak boleh nggak. Mencoba mengabadikan kenangan. Karena kita berdua suka kata memori, kan?! Dadah Bibiwww

P.S: anggap saja ini sebuah khayalan aku. Seperti biasanya. Nggak ada hal yang perlu ditanyakan, kok. Karena emang nggak ada apa-apa. Kan kemarin aku udah bilang kalau dalam rentang waktu ini aku mau menulis hal-hal yang nggak jelas. Ngawur. Oke?! Malam.

Salam Kecup Terong,
EPS—> @eelski

I Miss You *eeaaa galau*

May 14, 2012 § Leave a comment

Hei kamu yang di tempatmu berada, lama tak berjumpa ternyata. Sudah berapa waktu? Ah, aku tak pernah punya keberanian untuk menghitung hari. Aku kangen kamu, benar-benar tak terkendali sampai-sampai aku harus menahan senyum karena perasaan ini sudah tak terbendung. Bagaimana kabarmu sekarang? Kayak aku pernah menanyakannya saja. Yang aku harap kamu selalu baik. Masihkah kamu sering tinggalkan sholatmu? Beribu alasan selalu kau lontarkan untuk menolak himbauanku agar kau menghadap-Nya. Pernah aku tak sengaja melihatmu sholat, dan tahu tidak? Kamu sangat ganteng saat itu. Benar-benar nyaman aku melihatmu hahaha. Beneran aku nggak bohong.

Kita pernah ngobrol apa aja, sih? Tidak ada aku fikir. Lalu selama ini kita ngapain aja? Ehm aku bingung. Kamu tahu jawabannyakah? Ayo dong kasih tau aku. Yah, siapa tahu bisa buat bahan obrolan kita. Aku mau tanya sesuatu boleh? Kamu jangan marah, ya! Jangan bilang kalau aku selalu menanyakan ini berulang-ulang. Bukannya ingin membuatmu bosan, tapi jujur aku emang butuh kepastian. Ehm begini loh, benar kan kalo perasaan ini nggak cuma searah? Di antara kita ada timbal balik, kan? Iya, kan? Ayo dong jawab. Jangan diem aja. Aku takut kalo orang berfikiran bahwa aku sinting karena udah mengharapkan kamu. Kembali dan kembali lagi. Mereka bilang kalo aku bodoh. Mengapa coba aku mau menunggu kamu yang jelas-jelas tak mempedulikan aku. Tapi aku bersikukuh kalo kamu nggak jahat. Emang gitu kan kenyataannya. Mana pernah kamu jahatin aku? Kamu kan orangnya baik. Tapi, lama-lama aku merasa kalo kamu akhirnya juga menjauhi aku. Aduh.

Eh, tau nggak? Aku ada ide gila, nih. Mau tau apa? Aku pengen mengumpulkan tulisan-tulisanku lalu aku jadiin buku. Yah, nyontek gaya-gayanya orang lain gitu, deh. Boleh nggak? Aku terpaksa minta izin ke kamu karena ada beberapa tulisan tentangmu. Boleh, ya? Ntar hasilnya nggak akan aku kasih liat ke kamu, kok. Janji.

Ngobrol apalagi, ya? Aku masih ingin berlama-lama denganmu. Jadi jangan buru-buru pergi, ya. Ntar kayak waktu itu lagi, kamu tiba-tiba ngilang gitu aja. Eh, tapi waktu itu kamu pamit ya, akunya aja yang nggak ngeh hahaha. Temenku pernah bilang. Eits, jangan ketawa. Iya-iya yang aku maksud teman tuh si “itu”. Semuanya kan karena kamu juga, kenapa aku bisa seperti itu. Coba kalo kamu nggak jauh, pasti nggak gini ceritanya. Pokoknya kamu udah buat aku ilang temen. Aku ngambek ama kamu. Hahaha kayak bisa aja. Oya lupa tadi aku mau ngomong apa? Gara-gara kamu, sih. Oh, iya temenku pernah bilang, “Sama aja kayak kamu bukain pintu tapi nggak kamu persilakan masuk. Jadi jangan heran kalo dia bingung mau ngapain.” Tau nggak apa maksudnya? Pasti tau lah, orang yang dimaksud emang kamu. Tapi boong, ding. Dia nggak ngomong gitu. Aku lupa persisnya tapi kayaknya, “Semisal dia ngetuk pintu untuk bertamu tapi nggak kamu bukain pintu.” Nah, kalo ini aku nangkepnya tuh kamu minta nomor hapeku tapi aku nggak mau kasih hahaha. LOL. Ngaco. Geblek. Wah, aku malah ngata-ngatain diri sendiri.

Oahm, udah jam setengah dua pagi, nih. Kebiasaan deh kalo ngobrol sama kamu sampai lupa waktu. Aku tidur dulu, ya. Kamu tidur juga loh. Ujung-ujungnya ntar kamu males bangun buat Sholat Subuh lagi. Nggak baik itu. Maaf ya kalo aku suka ngatur-ngatur kamu. Hidup kamu, termasuk penampilan kamu. Kalo yang itu kan karena kamu yang minta. Aku mah tinggal jawab aja. Aduh tanganku udah kebas, nih. Udah dulu, ya.

Semoga kamu benar-benar baca dan mengerti maksud surat tanpa tujuan ini. Aku nggak sanggup kalo harus menyampaikannya ke kamu. Cukup berharap kamu akan tersadar saja. Sukses ya buat kehidupan kamu. Jangan lupa berdoa. Inget yang di atas. I like U.

Tadaaa… hahaha eits jangan berfikiran aneh-aneh dulu kayak tulisanku yang sangat menyeramkan ini. Aku abis baca tulisan orang lain *hasil kepo*, terus aku adaptasi dengan banyak perkembangan tentunya. Pokoknya dalam rentang waktu ini aku pengen nulis yang nggak jelas-jelas. Ya, kayak tulisan ini. Jadi, anggaplan tulisan ini non-fiksi. Tujuannya biar tulisanku berkembang dan tulisan yang “itu” tuh benar-benar tulisan seorang akademisi. Kan biar enak nulisnya.

href=”https://twitter.com/#!/eelski” title=”follow me hahaha” target=”_blank”>
Salam Kecup Terong,

EPS

Once Upon A Time I was Falling in Love. But Now I’m Only Falling Apart

May 14, 2012 § 1 Comment

THESE ALL OR NOTHING LYRIC ARE PERFORMED BY WESTLIFE

myanmarmp3album.comI know when (s)he’s been on your mind
That distant look is in your eyes
I thought with time you’d realize
It’s over, over

It’s not the way I choose to live
And something somewhere’s got to give
As sharing this relationship gets older, older
You know I’d fight for you

But how I can fight someone who isn’t even there
I’ve had the rest of you now I want the best of you
I don’t care if that’s not fair
Cause I want it all

Or nothing at all
There’s no where left to fall
When you reach the bottom it’s now or never
Is it all or are we just friends

Is this how it ends
With a simple telephone call…. ;( T__T
You leave me here with nothing at all
There are times it seems to me

I’m Sharing you with memories
I feel it in my heart
But I don’t show it, show it
And then there’s times you look at me

As though I’m all that you can see
Those times I don’t believe it’s right
I know it, know it
Don’t me make me promises

Baby you never did know how to keep them well
I’ve had the rest of you
Now I want the best of you
It’s time for show and tell

‘Cause I want it all
Or nothing at all
There’s no where left to fall
When you reach the bottom it’s now or never

Is it all or are we just friends
Is this how it ends
With a simple telephone call
You leave me here with nothing

‘Cause you and I
Could lose it all if you’ve got no more room
No room inside for me in your life
‘Cause I want it all

Or nothing at all
There’s no where left to fall
It’s now or never
Is it all or nothing at all

There’s no where left to fall
When you reach the bottom it’s now or never
Is it all or are we just friends
Is this how it ends

With a simple telephone call
You leave me here with nothing at all
Or nothing at all
There’s no where left to fall

When you reach the bottom it’s now or never
Is it all or are we just friends
Is this how it ends
With a simple telephone call

You leave me here with nothing at all

Kembali Random dengan Part Sekian

May 12, 2012 § Leave a comment

Waaa… luama bangeeets nggak nge-blog. Rasanya berdosa sekali telah menelantarkannya. Dan akhir-akhir ini juga jadi jarang nulis. Aaah, maklum lagi berimajinasi. Tentang? Ehm, masa depan.
Masa depan….
Menakutkan ya kalau dibayangin. Aduh-aduh nggak siap gitu rasanya hahaha. Nih, gemetaran loh saya sekarang. Perut mules nggak jelas jadinya, ah *sigh*. Bismillah pokoknya. Cuma Allah yang jadi pegangan. Aih.

    Sempet merasakan hal yang nggak mengenakkan kemarin. Tapi, karena topiknya tentang “itu” makanya saya malas untuk show off. Maaf loh jangan marah. Weik lagunya Fall Out Boy-Golden terputar. Ya, Allah semoga tulisan saya bisa menjadi karya emas. Dan semoga saya bisa menyumbang emas bagi keluarga dan my future kelak.

Namanya juga ngabstrak, judulnya aja udah random ya jadinya nggak terarah gini nulisnya hahaha. Yah, lagunya udah abis, sekarang yang terputar adalah “Thanks For The Memories”, weee jadi inget sticky note di tembok. Tulisannya? Nih, liat sendiri aja, ya.

    Bingung juga sih sebenarnya maksud tulisan itu apa ya hahaha. Nggak tau kenapa kepikiran itu, dan voila tertempelah di Tembok Belang Oranye (tempat saya biasa nempelin kata-kata). Dan oya, saya suka banget nempelin kertas di tembok-tembok kamar. Gunanya? Ada yang sebagai reminder, ada yang kenangan, atau ada juga sebagai motivasi hahaha. Pokoknya komplit. Bentar, ya. Saya upload dulu foto-fotonya.

Ehm, malam mulai merayap dan tiba-tiba, yups eh udah ganti hari aja hahaha. Waduh, saya inget Raku. Siapa dia? Kucing kecil berkelamin betina yang saya dan Pasha (keponakanku/anaknya Mbak Rinda) ketemukan di pasar dekeeet rumah. Umurnya Raku di rumah cuma dari Kamis-Minggu. Sediiih banget pas dia dibuang gara-gara berprofesi jadi tukang eek. Kerjaannya pup terus, abis makan langsung buang air besar. Padahal nih, ya, saya sudah berikrar bakal merawatnya sepenuh hati. Saya ngasih makan dan minumin dia susu setiap saat, dan ketika dia eek pasti kotorannya langsung saya kubur. Tapi mau gimana lagi? seisi rumah pada protes dan langsung membuang Raku gitu aja. Sedih banget.
dok. pribadi @eelski dok. pribadi @eelski

Selamat malam menjelang pagi, dunia. Hadapi dengan senyuman kalo kata Dewa hahaha. Pokoknya bawa keceriaan untuk hidup. Insya Allah, Tuhan juga akan tersenyum untuk selalu merangkul hamba-Nya. Bismillah syukur akan selalu singgah di bibir kita untuk menyebut Asma-Nya.


Salam Kecup Terong,

EPS

Where Am I?

You are currently viewing the archives for May, 2012 at elvira purba.