Bibiwww….

May 15, 2012 § Leave a comment

Hei kamu!
Hush bukan kamu yang dulu, ya. Kamu minggir dulu. Aku ingin berbincang dengan kamu yang lain. Jangan ganggu kami hahaha.
Oke, karena kamu pertama udah pergi, sekarang aku akan membahas kamu kedua. Namanya kita singkat kamu juga *nggak kreatif*

Aaah kamu betah banget stuck di fikiranku. Wara-wiri nggak jelas. Nggak capek apa? Aduh aku beneran kesengsem nih sama kamu. Eitsss… tenang aja aku masih belum jauh kok. Masih biasa aja hahaha. Tapi kalo kamu kayak gini terus, ya, lama-lama bisa gawat juga *ups* hahaha.

Ehm, flashback masa dulu, yuk.
Dulu, #pertamanya boro-boro terpikat sama kamu, orang aku aja nggak berminat kenalan sama kamu dan teman-temanmu.
#Kedua kalinya ketemu kalian, masih nggak ngeh sama kamu. Aku malah merhatiin teman kamu yang emang paling bersinar di antara yang lain.
Pertemuan #ketiga, aku baru nyadar kalo ada kamu. Itu pun tetap sambil lalu.
Pas kita ketemu #keempat kalinya, yang aku perhatiin malah suaramu. Oh G, suaramu mirip Glen Fredly, empuk banget waktu kamu ngomong.
Kali #kelima, tetep temen kamu yang aku liatin, tapi aku juga mulai tertarik sama temen kamu yang lain juga. Ituuu yang paling dekat sama kamu.
#Keenam kalinya, aku mulai ngeliatin kamu. Tapi sama kayak ke yang lain juga. Nothing special.
Nah, Tuhan mungkin mulai menunjukkan jalannya kali, ya. Waktu pertemuan kita yang #ketujuh, aku nggak sengeja memperhatikan bibir kamu hahaha. Abisnya kamu begitu, sih hahaha. Dan tau nggak? Mulai dari situ aku suka diam-diam curi pandang ke kamu. Senyummu itu, loh. Aduuuh bikin aku pengen ambles ke bumi aja.
Wooo… ternyata butuh tujuh perjumpaan untuk “mempertemukan” kita berdua. Proses, proses. Huft hahaha.

Kamu, ehm kamu ya kamu hahaha. Apasih nggak jelas *eits tujuan tulisan ini kan emang nggak jelas hohoho*.
Kamu bukan seperti kamu yang lainnya itu. Aku awal-awal nggak respek ama kamu karena kamu enggak item, kurus, bungkuk, rambut jabrik, dan sok-sok cool. Oya, itu bukan tipe aku kok, karena aku nggak punya tipe tertentu. Pas di hati ya udah cus, contohnya kamu itu hahaha. Kamu emang tinggi *tinggi banget malah*, kamu putih *lebih bersih dari aku, huh*, kamu sangat kekar dan keras banget badan kamu, terus kamu nggak sok-sok cool karena emang dasarnya kamu udah cool. Kamu kereen tau. Mulai tertarik nih kayaknya.

Kamu emang tau caranya memperlihatkan sisi menarik fisikmu. Ya, itutuh suka monyong-monyongin bibirmu. Tapi, kadang pengen ngakak ngeliatnya, walau lebih sering ngebuat aku salting sendiri hahaha. Kamu tuh ramah banget, nggak perlu disapa dulu karena kamu pasti udah negor duluan. Kamu emang beneran ramah, ya? Senyum kamu ituloh, tuluuus banget keliatannya. Terus didukung dengan suara kamu yang smooch abis *hush* ups, iyaiya yang empuk renyah sekali, aduh paketan yang komplit banget. Pake telor cabe 21 karet 5 hahaha.
Semakin ke sini aku semakin tau, kalo kamu orangnya bisa memperlakukan perempuan. Bukan sok-sok ngegombal atau ngerayu, tapi kamu emang tau maunya perempuan tuh gimana, dan itu ngena banget di hati. Klepek-klepek deh. Juara banget! Kamu belajar di mana, sih? Minat berbagi?

Haduh, kalau ngomongin kamu nggak bakal ada habisnya, deh. Dan kita sama-sama suka ARSENAL. That’s the point!!!!
Seru banget waktu kamu udah ngomongin ARSENAL, nggak akan habis obrolan kita. Itu-itu ajaaa yang dibahas, tapi kenapa rasanya menyenangkan? Apalagi pas kemarin Barcelona dilibas Chelsea, semacam nggak rela gitu, kan? Kita masih menyayangkan keputusan Fabregas buat hengkang, karena toh pada akhirnya dia juga nggak bisa ngangkat tropi LIGA PRIMERA. Aku sama kamu teriak barengan, “Dibilang juga apa, ayodeh balik ke tempat kamu lagi. Kami para gooners butuh kamu, tau!” Lalu abis itu kita ketawa bareng-bareng, walau sebenarnya aku nggak ikhlas. Aku lebih suka mendengar kamu ketawa dan menyimpannya dalam otak daripada ikutan kamu ngakak. Aku suka kamu yang sering telat ketawa, sembunyi di pundak orang pas ngakak, dan mata kamu yang yang bahagia banget. Tuh kan, aku udah sangat hafal habit kamu. Gawat-gawat-gawat! Tapi, plis jangan ngerasa keganggu, ya. Lagian kan kamu nggak suka kalo ngerasa dicuekin.

Kalo besok ketemu lagi, kamu nyanyi dong. Aku yakin banget kamu bisa nyanyi, suaramu ituloh. Ngomong aja udah merdu apalagi pas nyanyi. Jangan lupa gitarnya juga hahaha. Enaknya lagu apaan? Justin Timberlake-Good Foot bisa? Atau oh ini aja, N’ Sync-This I Promise You. Dijamin bakal keren banget. Yayaya. Aku punya permintaan lagi, nih. Heeem kamu jangan suka ngeluh, ya. Nggak baik buat kamu, karena lama-lama kamu bisa nggak kenal kata bersyukur. Lebih baik kamu instropeksi diri apa yang kurang di kamu, abis itu perbaikin. Mungkin begitu cara yang lebih baik. Ingat! Aku selalu ngedukungmu. Selama itu masih di jalan-Nya. Kalau ada apa-apa langsung hubungi aku aja. Kamu tau kan aku selalu ada di mana? Tenang aja aku nggak bakal kemana-mana. Susah kali jauh-jauh dari kamu. Karena setiap hari aku pengen ngeliat senyum di bibir seksimu, dengar suara renyahmu, merhatiin mata kamu, juga merekam tingkahpolah yang pasti berujung tawa telatmu. Jangan capek-capek, sukar tau mengembalikan mood kamu. Butuh usaha extra buat bikin kamu ceria lagi. Besok lanjut lagi, ya. Masih banyak cerita yang mau aku tulis. Pokoknya beberapa waktu ke depan aku bakal ngebahas kamu terus. Enggak boleh nggak. Mencoba mengabadikan kenangan. Karena kita berdua suka kata memori, kan?! Dadah Bibiwww

P.S: anggap saja ini sebuah khayalan aku. Seperti biasanya. Nggak ada hal yang perlu ditanyakan, kok. Karena emang nggak ada apa-apa. Kan kemarin aku udah bilang kalau dalam rentang waktu ini aku mau menulis hal-hal yang nggak jelas. Ngawur. Oke?! Malam.

Salam Kecup Terong,
EPS—> @eelski

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Bibiwww…. at elvira purba.

meta

%d bloggers like this: