Kekuatan 1700 Meter

September 3, 2012 § Leave a comment

Aku ingin berbagi cerita kali ini dan mungkin sekaligus sedikit menyombongkan diri hahaha. Waaa aku bisa berlari sejauh 1700 meter. HEbat kan!!!! Baiklah itu mungkin tidak seberapa bagi oranglain, tapi bagi diriku yang tidak pernah berani berusaha lebih, itu merupakan pencapaian yang sangat luar biasa.
Proses teman, proses. Ya, sebelum mencapai angka itu tidaklah sampai 800 meter aku mencoba. Dan baru 400 meter saja sebenarnya aku sudah menyerah. Aku putus asa. Tenggorkan seperti tercekik, kaki lemas, mata berkunang-kunang, kepala berdenyut, dan badan serasa remuk redam. Membayangkan keadaanku saat itu dengan hati yang ingin menangis, argh aku putus harapan. Kemungkinan besar targetku tak tercapai dan pasti aku gagal di tengah jalan.
Namun nyatanya ketika hari itu diliputi perasaan yang tidak karuan aku berusaha berlari mengejar angka minimal. Memang sangat berat, baru 100 meter saja kau sudah sesak dan kepanikan mulai melanda. Sambil berlari aku sambil bergumam menyemangati diri sendiri, “Ayo El, lewati belokan itu”, “Ayo El sedikit lagi dan jangan berhenti”, “Oke El, jalan sebentar abis itu lari lagi.” Dan ketika waktu sudah mencapai separonya aku pun telah melangkah dengan jarak setengahnya juga. Fikirku waktu itu, “Ah, pasti bisa, ini sudah setengahnya kok, sisanya pasti kecapai.”
Waaa jarak minimal telah berhasil kulewati. Hebat EL, kamu memang hebat, tapi kamu tidak boleh berhenti sampai di sini saja, ayo lari terus. Dan akhirnyaaa terukir kata 1700 meter di bawah namaku. Wow, EL, kamu memang luar biasa.
Mungkin bagi orang 1700 meter bukanlah angka yang patut dibanggakan, apalagi antara jalan dan berlari rationya 4:6. Tapi entah mengapa sampai sekarang aku masih takjub dengan diri sendiri. Proses yang sungguh nikmat menelurkan hasil yang sangat luar biasa. AKu berhasil!!!!
Ibu, “berlari itu kesenangan hati, bukan untuk angka”
Ah, aku membantahnya ketika itu karena aku berlari ketika angka menjadi target.

Salam Kecup Terong
EPS

Ingin Kembali ke Kebiasaan Lama

September 3, 2012 § Leave a comment

Ah, tiba-tiba aku ingin memiliki buku diary lagi seperti masa kecilku. Menuliskan semua kejadian yang aku alami hari itu. Menyimpannya di tempat teraman agar tak terbaca oranglain hahaha.
Ah, aku ingin mengulangi ritualku sebelum tidur. Mencoba mengingat apa yang mengendap di otak untuk kemudian aku guratkan ke kertas berwarna-warni itu.
Haruskah aku membeli lagi buku diary? Yang bergambar Harry Potter berwarna ungu? Atau yang satunya lagi? Yang berwarna biru dengan gambar gadis Jepang entah di anime mana.
Ehm, sepertinya aku memang harus mempunyai buku harian lagi. Dan untuk itu aku harus menabung dulu.
Hahaha dan usahaku menabung untuk mendapatkan buku diary lagi mungkin menjadi tulisan pembuka di halaman pertamanya.


Salam Kecup Terong
EPS

Kembali Random dengan Part Sekian

May 12, 2012 § Leave a comment

Waaa… luama bangeeets nggak nge-blog. Rasanya berdosa sekali telah menelantarkannya. Dan akhir-akhir ini juga jadi jarang nulis. Aaah, maklum lagi berimajinasi. Tentang? Ehm, masa depan.
Masa depan….
Menakutkan ya kalau dibayangin. Aduh-aduh nggak siap gitu rasanya hahaha. Nih, gemetaran loh saya sekarang. Perut mules nggak jelas jadinya, ah *sigh*. Bismillah pokoknya. Cuma Allah yang jadi pegangan. Aih.

    Sempet merasakan hal yang nggak mengenakkan kemarin. Tapi, karena topiknya tentang “itu” makanya saya malas untuk show off. Maaf loh jangan marah. Weik lagunya Fall Out Boy-Golden terputar. Ya, Allah semoga tulisan saya bisa menjadi karya emas. Dan semoga saya bisa menyumbang emas bagi keluarga dan my future kelak.

Namanya juga ngabstrak, judulnya aja udah random ya jadinya nggak terarah gini nulisnya hahaha. Yah, lagunya udah abis, sekarang yang terputar adalah “Thanks For The Memories”, weee jadi inget sticky note di tembok. Tulisannya? Nih, liat sendiri aja, ya.

    Bingung juga sih sebenarnya maksud tulisan itu apa ya hahaha. Nggak tau kenapa kepikiran itu, dan voila tertempelah di Tembok Belang Oranye (tempat saya biasa nempelin kata-kata). Dan oya, saya suka banget nempelin kertas di tembok-tembok kamar. Gunanya? Ada yang sebagai reminder, ada yang kenangan, atau ada juga sebagai motivasi hahaha. Pokoknya komplit. Bentar, ya. Saya upload dulu foto-fotonya.

Ehm, malam mulai merayap dan tiba-tiba, yups eh udah ganti hari aja hahaha. Waduh, saya inget Raku. Siapa dia? Kucing kecil berkelamin betina yang saya dan Pasha (keponakanku/anaknya Mbak Rinda) ketemukan di pasar dekeeet rumah. Umurnya Raku di rumah cuma dari Kamis-Minggu. Sediiih banget pas dia dibuang gara-gara berprofesi jadi tukang eek. Kerjaannya pup terus, abis makan langsung buang air besar. Padahal nih, ya, saya sudah berikrar bakal merawatnya sepenuh hati. Saya ngasih makan dan minumin dia susu setiap saat, dan ketika dia eek pasti kotorannya langsung saya kubur. Tapi mau gimana lagi? seisi rumah pada protes dan langsung membuang Raku gitu aja. Sedih banget.
dok. pribadi @eelski dok. pribadi @eelski

Selamat malam menjelang pagi, dunia. Hadapi dengan senyuman kalo kata Dewa hahaha. Pokoknya bawa keceriaan untuk hidup. Insya Allah, Tuhan juga akan tersenyum untuk selalu merangkul hamba-Nya. Bismillah syukur akan selalu singgah di bibir kita untuk menyebut Asma-Nya.


Salam Kecup Terong,

EPS

Boleh, Kan?

February 12, 2012 § Leave a comment

dok. Astri

Kebaca nggak tulisannya? Kemarin sore (Minggu, 12 Feb 2012) aku dan saudara-saudara sepupu (Mas Herta, Mbak Renni, dan Astri) tanpa rencana langsung cabut ke Parangtritis. Oh, ya, karena pengen ngepost cerita pantai ini di postingan lain, maka aku langsung ke artinya gambar aja.

Kebaca, kan tulisannya? Itu Nov ’12. Artinya? Yah, aku berusaha lulus di bulan November 2012. Kok harus November? Bukan Mei atau telat-telat Agustus lah. Kalo Mei, mah, nggak mungkin banget. Wong sekarang aja aku masih kuliah (baruuu aja KRS-an). Mengenai Agustus sendiri juga masih bimbang. Ngeliat dulu apakah ada SP apa enggak. Ada SP berarti aku wisuda November. Enggak ada SP berarti harus bisa wisuda Agustus.

Kenapa lama banget lulusnya, El?

Nggak bisa jawab pastinya kenapa nggak bisa lulus cepet kayak teman-teman. Mungkin akibat dari terlalu malas kuliah. Pengennya cuma tiduran menatap langit-langit kamar terus. Penyebabnya apa, El? Banyak! Tapi nggak perlu dipublish di sini, ya hahaha.

Doakan saja, Kawan. Semoga skripsi dan kuliah mengulang saya lancar semuanya. Jadi nggak perlu dengar desahan kecewa orangtua lagi. Saatnya membuat mereka mengucap Alhamdulillah, bukan menerawang membayangkan tabungan yang masih harus menipis.

Salam Pedas. EPS

Elvira Purbaningtyas

January 13, 2012 § Leave a comment

Elvira itu:

  1. Lebay
  2. Makan sambal lauk nasi
  3. Cengeng
  4. Penakut (gelap terutama)
  5. Judes
  6. Perkasa
  7. Ketawa Kunti
  8. Mentos (artinya? cari sendiri….)
  • P.S: penilaian tersebut bersifat subyektif belaka. Kalau tidak percaya silakan cek tersendiri. Kalau keberatan diharap melakukan konfirmasi kepada yang bersangkutan. Salam Pedas

Pelaksana

December 5, 2011 § Leave a comment

Pernah saya berkata, “Untuk menyukai sesuatu, mungkin kita harus merasakan yang lainnya dulu. Yang mana berbeda bahkan bertolak belakang dengan sesuatu yang dulu itu.”
Dan ternyata seorang kawan menerapkan hal tersebut. Kepada saya.

Suka Lagu Ini Karena Benci Kata Judulnya

November 3, 2011 § Leave a comment

BRUNO MARS-AGAIN

Hands over my head thinking ‘what else could go wrong?’
Would’ve stayed in bed, how can a day be so long?
Never believed that things happen for a reason
But how this turned out, you moved all my doubts, oh believe
That for you I’ll do it all over again
Do it all over again
All I went through, led me to you
So I’d do it all over again
For you
I missed the first train, stood out in the rain, all day
Little did I know
When I caught the next train, there you were to sweep me away
Guess that’s what I’ve waited for
Never believed that things happened for a reason
But how this turned out, you moved all my doubts, So believe
That for you I’d do it all over again
Do it all over again
All I went through, led me to you
So I’d do it all over again

(Ohhohoh) Who ever thought a day gone so wrong, would turn out so lovely?
I’m so glad I found you
Even though the day went so wrong, I wouldn’t change a thing (yeah, yeah, oh I’ll do it)
I’d do it all over again
Do it all over again
All I went through, led me to you
So I’d do it all over again (yeah, yeah ohhh)
I’d do it all over again (I’d do it all over, I’d do it all over)
Do it all over again (I’d do it all over for you, for you)
All I went through, led me to you (all I went through, it led me to you)
So I’d do it all over again (over again)

Who ever thought a day gone so wrong, could turn out so lovely?
Who ever thought a day gone so wrong, could turn out so lovely?

Where Am I?

You are currently browsing the waton.turwagu category at elvira purba.